TUTORIAL CARA RESET PRINTER CANON IP1980 LENGKAP BESERTA GAMBAR DAN PENJELASANNYA

TUTORIAL CARA RESET PRINTER CANON IP1980 LENGKAP BESERTA GAMBAR DAN PENJELASANNYA Bagi Anda yang mempunyai printer Canon IP 1980, mungkin suatu saat akan mengalami pinter yang Anda pakai tidak bisa langsung mencetak dokumen, lampu indikator berkelap-kelip dan muncul pesan “The ink absorber is almost full”. Solusi sementara yang mungkin Anda lakukan adalah menekan tombol RESUME seperti yang diperintahkan dalam pesan tersebut. Untuk sementara Anda bisa mencetak dokumen, tetapi kejadian ini terus berulang dan bahkan mungkin sampai printer tersebut hanya menampilkan lampu indikator yang nge-blink saja, tidak bisa ngeprint sama sekali. Kondisi tersebut sebenarnya umum terjadi pada printer inkjet. Pada printer tersebut terdapat tempat pembuangan tinta atau biasa disebut waste ink tank, didalam tempat pembuangan ini terdapat bahan semacam busa (ink absorber) untuk menyerap tinta buangan dari Catridge, misalnya ketika printer melakukan proses cleaning head. Untuk mencegah melube...

TUTORIAL CARA MEMBUAT DAFTAR ISI PADA MICROSOFT WORD LENGKAP BESERTA GAMBAR DAN PENJELASANNYA

TUTORIAL CARA MEMBUAT DAFTAR ISI PADA MICROSOFT WORD
LENGKAP BESERTA GAMBAR DAN PENJELASANNYA


Untuk langkah pertama, ketiklah kerangka penulisan laporan seperti contoh di bawah ini (agar hasil lebih rapi sebaiknya ketik teks saja, tanpa memformat terlebih dahulu) :

HALAMAN JUDUL

LEMBARAN PERSETUJUAN

PERNYATAAN KEASLIAN TULISAN

KATA PENGANTAR

DAFTAR ISI

DAFTAR LABEL

DAFTAR GAMBAR

DAFTAR LAMPIRAN

ABSTRAK ATAU RINGKASAN

BAB I PENDAHULUAN

Latar Belakang Masalah

Perumusan Masalah

Cara Pemecahan Masalah

Tujuan Penelitian

Manfaat Penelitian

BAB II KAJIAN PUSTAKA

Motivasi Belajar Belajar Mandiri

Contextual Teaching Learning

BAB III METODE PENELITIAN

Metode Penelitian

Tempat dan Waktu Penelitian

Subjek Penelitian

Rancana Tindakan

Indikator Keberhasilan Tindakan

Teknik Pengumpulan Data

Analisis Data

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

Pelaksanaan Tindakan

Hasil

Refleksi

BAB V SIMPULAN DAN SARANSARAN

Simpulan

Saran

DAFTAR PUSTAKA

LAMPIRANLAMPIRAN

Instrumen Yang Digunakan Dalam Penelitian

Lembar Pengamatan

Hasil Kerja Dalam Pengisian/Pengerjaan Instrumen Oleh Guru

Hasil Kerja Dalam Pengisian/Pengerjaan Instrumen Oleh Siswa

FotoFoto Kegiatan

Daftar Hadir

 

A)   Pemanfaatan Document Map

Document Map adalah fasilitas untuk navigasi ke seluruh bagian dokumen / naskah yang terstruktur.  Dengan fasilitas ini, kita dapat menuju ke bagian naskah tertentu dengan  mudah  dan  cepat.  Langkah  detail  untuk  memunculkan  document  map adalah sebagai berikut:

  1. Setelah naskah kerangka laporan selesai diketik, pilih Tab menu View
  2. Klik pada Document Map. 


B)   Mengaplikasikan Styles

Styles adalah fasilitas untuk mendapatkan format pada naskah yang konsisten pada seluruh dokumen yang dibuat. Format Styles mencakup jenis dan ukuran huruf, spasi dan indentasi, penomoran, dan tabulasi. Keuntungan dari penggunaan styles adalah :

  1. struktur dan organisasi dokumen menjadi lebih jelas dengan menggunakan fasilitas view – document map.
  2. penyuntingan dapat dilakukan dengan lebih mudah. 
  3. style dapat disimpan dan dikopikan ke file lain untuk digunakan pada dokumen lain. 
  4. dimungkinkan untuk membuat daftar isi (Table of Content) secara otomatis.

Langkah Detail:

  • Pada Tab Menu Home, pada ribbon Styles, klik kanan pada Heading 1. Pilih Modify untuk memunculkan dialog box Modify Style. Klik kanan heading 1 – pilih modify


  • Pada dialog box modify styles, atur font dan paragraph sesuai dengan format baku. Kemudian klik OK

  • Aplikasikan ke teks dengan Heading 1 dengan memilih teks terlebih dahulu, kemudian klik pada ribbon Heading 1.
  • Setelah klik pada Heading 1 pada teks yang dimaksud, maka akan menghasilkan tampilan untuk heading 1 sebagai berikut :
Jenis huruf times new roman, ukuran 12, black, paragraph 1.5 spasi, center
  • Aplikasikan heading 1 ini untuk teks yang lainnya yang setingkat, dalam hal ini, Bab II, Bab III, Bab IV, Bab V, Daftar Pustaka dan Lampiran. Dengan memilih teks terlebih dahulu, kemudian klik pada ribbon heading 1 (yang telah di modify).
  • Ulangi langkah 1 untuk modify heading 2. Pada Tab Menu Home, pada ribbon Styles, klik kanan pada Heading 2. Pilih Modify untuk memunculkan dialog box Modify Style. Atur sesuai dengan format baku, misalnya: times new roman, 12, black, spasi 1.5, penomoran A. B. C…
  • Aplikasikan heading 2 pada teks yang setingkat pada Sub Bab berikutnya.
  • Sesuaikan penomoran pada heading 2 dengan klik kanan pada numberingnya kemudian klik pada restart at A
  • Untuk menyesuaikan indentasi dapat digunakan ctrl+sift+m untuk maju, dan ctrl+m untuk mundur
  • Ulangi langkah 1 atau 6 untuk modify heading 3. Pada Tab Menu Home, pada ribbon  Styles,  klik  kanan  pada  Heading 3.  Pilih  Modify untuk  memunculkan dialog box Modify Style. Atur sesuai dengan format baku, misalnya: times new roman, 12, black, spasi 1.5, penomoran 1. 2. 3…


C)   Mengaplikasikan insert – page break

Page  break  pada  latihan  ini  digunakan untuk  memisahkan bagian  dari  naskah  agar bagian yang di page break akan selalu menempati pada baris pertama pada bagian naskah tersebut, misalnya pada judul BAB. Dengan fasilitas ini diharapkan apabila terjadi perubahan pada bagian naskah di atasnya, judul bab akan tetap berada pada baris pertama pada halaman yang bersangkutan.

Langkah detailnya:

  • Letakkan cursor pada bagian naskah yang akan dipisahkan.
  • Klik pada tab menu insert, kemudian klik pada ribbon page break atau dengan short cut ctrl+enter
  • Ulangi pada bagian naskah yang lain
  • Letakkan cursor pada bagian yang akan dipisahkan


D)   Mengaplikasikan page layout – breaks – section break

Section break pada latihan ini digunakan untuk tujuan:

  • Format penomoran yang berbeda dalam satu dokumen/naskah.
Contoh kasusnya adalah pada halaman awal naskah (halaman judul, pengesahan, kata pengantar dan seterusnya) menggunakan format penomoran I, ii, iii… sedangkan pada bagian isi (Bab) menggunakan penomoran 1, 2, 3…
  • Orientasi atau page setup halaman yang berbeda dalam satu dokumen/naskah.
Contoh kasusnya adalah pada halaman tertentu pada naskah memuat tabulasi yang memerlukan orientasi halaman landscape, sedangkan halaman yang lain tetap portrait.

Langkah detainya adalah sebagai berikut:

  1. Letakkan cursor pada bagian yang akan di pisahkan dengan section break, misalnya antara abstrak dengan BAB I.
  2. Pilih tab menu page layout – breaks – section page – next page 
  3. Letakkan cursor pada bagian yang akan dipisahkan 
  4. Sedangkan antara Bab I dengan Bab berikutnya cukup dipisahkan dengan page break saja.

 


E)   Mengaplikasikan format penomoran halaman yang berbeda dalam satu dokumen / naskah

Pada contoh kasus ini adalah penomoran halaman pada halaman awal dengan format i, ii, iii.. sedangkan pada bagian isi (bab) menggunakan penomoran 1, 2, 3..

Langkah detailnya:

  • Pilih pada document map – halaman judul, pilih tab menu insert – page number - format page number sehingga akan muncul dialog bog format page number. Pilih number format I, ii, iii… kemudian klik OK

  • Pindah ke halaman Bab I dengan menggunakan document map, pilih tab menu insert page number – format page number sehingga akan muncul dialog bog format page number. Pilih number format 1, 2, 3… start at 1, kemudian klik OK

 


F)   Mengaplikasikan References – Table of content untuk membuat daftar isi otomatis

Langkah detailnya:

  • Pindah ke halaman daftar isi dengan menggunakan document map
  • Pilh tab menu References – Table of Content – Insert Table of Content sehingga akan muncul dialog box Table of Content. Pilih tab leader dan level yang ingin ditampilkan. Kemudian klik OK.

  • Sehingga akan menghasilkan daftar isi seperti gambar berikut:
  • Jika naskah sudah mengalami revisi yang mengakibatkan perubahan nomor‐ nomor halaman, maka perubahan halaman pada daftar isi dengan menggunakan langkah update. Klik kanan pada daftar isi kemudian pilih update field.
  • Klik kanan pada daftar isi – Update Field

 

G)   Mengaplikasikan Caption untuk Membuat Daftar Tabel dan Gambar Otomatis Sebagai contoh kasus kita akan membuat table jadwal pelaksanaan penelitian. Langkah detailnya membuat daftar table sebagai berikut:

  • Pindah ke Sub bab Tempat dan Waktu Penelitian dengan menggunakan document map.
  • Pilih tab menu References – Insert Caption, sehingga akan muncul dialog box Caption
  • Klik pada button new label, kemudian isikan format penomoran tabelnya.
Misalnya, Tabel 3. (karena table berada pada Bab III), kemudian klik OK.
  • Setelah muncul nomor table otomatisnya, kemudian ketik Judul Tabel‐nya dan sesuaikan format huruf dan paragrafnya.
  • Setelah semua table sudah diisikan dengan cara seperti di atas, selanjutnya dapat dibuat daftar tabelnya. Pindah ke halaman daftar table menggunakan document map.
  • Pilih tab menu Reference – Insert Table of figures. Pilih Caption label yang sesuai, kemudian klik OK.
  • Dengan cara yang sama, kita dapat membuat daftar gambar dan lampiran.

Selesai.
Demikianlah  TUTORIAL CARA MEMBUAT DAFTAR ISI PADA MICROSOFT WORD LENGKAP BESERTA GAMBAR DAN PENJELASANNYA. Semoga bermanfaat

Komentar