TUTORIAL CARA RESET PRINTER CANON IP1980 LENGKAP BESERTA GAMBAR DAN PENJELASANNYA

TUTORIAL CARA RESET PRINTER CANON IP1980 LENGKAP BESERTA GAMBAR DAN PENJELASANNYA Bagi Anda yang mempunyai printer Canon IP 1980, mungkin suatu saat akan mengalami pinter yang Anda pakai tidak bisa langsung mencetak dokumen, lampu indikator berkelap-kelip dan muncul pesan “The ink absorber is almost full”. Solusi sementara yang mungkin Anda lakukan adalah menekan tombol RESUME seperti yang diperintahkan dalam pesan tersebut. Untuk sementara Anda bisa mencetak dokumen, tetapi kejadian ini terus berulang dan bahkan mungkin sampai printer tersebut hanya menampilkan lampu indikator yang nge-blink saja, tidak bisa ngeprint sama sekali. Kondisi tersebut sebenarnya umum terjadi pada printer inkjet. Pada printer tersebut terdapat tempat pembuangan tinta atau biasa disebut waste ink tank, didalam tempat pembuangan ini terdapat bahan semacam busa (ink absorber) untuk menyerap tinta buangan dari Catridge, misalnya ketika printer melakukan proses cleaning head. Untuk mencegah melube...

PENGERTIAN, JENIS, PENYEBAB, AKIBAT, DAN CARA MENGHADAPI GEMPA BUMI LENGKAP BESERTA GAMBAR DAN PENJELASANNYA

PENGERTIAN, JENIS, PENYEBAB, AKIBAT, DAN CARA MENGHADAPI GEMPA BUMI 

LENGKAP BESERTA GAMBAR DAN PENJELASANNYA 


Pusat-pusat gempa di seluruh dunia pada tahun 1963-1998.

 

Lempengan tektonik gerakan global

 

I.       Pengertian

Gempa bumi adalah getaran atau guncangan yang terjadi di permukaan bumi akibat pelepasan energi dari dalam secara tiba-tiba yang menciptakan gelombang seismik. Gempa Bumi biasa disebabkan oleh pergerakan kerak bumi (lempeng Bumi). Frekuensi suatu wilayah, mengacu pada jenis dan ukuran gempa Bumi yang di alami selama periode waktu. Gempa Bumi diukur dengan menggunakan alat Seismometer. Moment Magnitudo adalah skala yang paling umum di mana gempa Bumi terjadi untuk seluruh dunia. Skala Rickter adalah skala yang di laporkan oleh observatorium seismologi nasional yang di ukur pada skala besarnya lokal 5 magnitude. kedua skala yang sama selama rentang angka mereka valid. gempa 3 magnitude atau lebih sebagian besar hampir tidak terlihat dan besar nya 7 lebih berpotensi menyebabkan kerusakan serius di daerah yang luas, tergantung pada kedalaman gempa. Gempa Bumi terbesar bersejarah besarnya telah lebih dari 9, meskipun tidak ada batasan besarnya. Gempa Bumi besar terakhir besarnya 9,0 atau lebih besar adalah 9,0 magnitudo gempa di Jepang pada tahun 2011 (per Maret 2011), dan itu adalah gempa Jepang terbesar sejak pencatatan dimulai. Intensitas getaran diukur pada modifikasi Skala Mercalli.

 

II.    Jenis Gempa Bumi

Jenis gempa bumi dapat dibedakan berdasarkan:

A.    Berdasarkan Penyebab

1.      Gempa bumi tektonik

Gempa Bumi ini disebabkan oleh adanya aktivitas tektonik, yaitu pergeseran lempeng-lempeng tektonik secara mendadak yang mempunyai kekuatan dari yang sangat kecil hingga yang sangat besar. Gempa bumi ini banyak menimbulkan kerusakan atau bencana alam di Bumi, getaran gempa Bumi yang kuat mampu menjalar keseluruh bagian Bumi. Gempa bumi tektonik disebabkan oleh pelepasan tenaga yang terjadi karena pergeseran lempengan plat tektonik seperti layaknya gelang karet ditarik dan dilepaskan dengan tiba-tiba.

2.      Gempa bumi tumbukan

Gempa Bumi ini diakibatkan oleh tumbukan meteor atau asteroid yang jatuh ke Bumi, jenis gempa Bumi ini jarang terjadi

3.      Gempa bumi runtuhan

Gempa Bumi ini biasanya terjadi pada daerah kapur ataupun pada daerah pertambangan, gempabumi ini jarang terjadi dan bersifat lokal.

4.      Gempa bumi buatan

Gempa bumi buatan adalah gempa bumi yang disebabkan oleh aktivitas dari manusia, seperti peledakan dinamit, nuklir atau palu yang dipukulkan ke permukaan bumi.

5.      Gempa bumi vulkanik (gunung api)

Gempa Bumi ini terjadi akibat adanya aktivitas magma, yang biasa terjadi sebelum gunung api meletus. Apabila keaktifannya semakin tinggi maka akan menyebabkan timbulnya ledakan yang juga akan menimbulkan terjadinya gempa bumi. Gempa bumi tersebut hanya terasa di sekitar gunung api tersebut.

B.     Berdasarkan Kedalaman

1.      Gempa bumi dalam

Gempa bumi dalam adalah gempa bumi yang hiposentrumnya berada lebih dari 300 km di bawah permukaan bumi (di dalam kerak bumi). Gempa bumi dalam pada umumnya tidak terlalu berbahaya.

2.      Gempa bumi menengah

Gempa bumi menengah adalah gempa bumi yang hiposentrumnya berada antara 60 km sampai 300 km di bawah permukaan bumi.gempa bumi menengah pada umumnya menimbulkan kerusakan ringan dan getarannya lebih terasa.

3.      Gempa bumi dangkal

Gempa bumi dangkal adalah gempa bumi yang hiposentrumnya berada kurang dari 60 km dari permukaan bumi. Gempa bumi ini biasanya menimbulkan kerusakan yang besar.

C.    Berdasarkan Gelombang/Getaran Gempa

1.      Gelombang Primer

Gelombang primer (gelombang lungitudinal) adalah gelombang atau getaran yang merambat di tubuh bumi dengan kecepatan antara 7-14 km/detik. Getaran ini berasal dari hiposentrum.

2.      Gelombang Sekunder

Gelombang sekunder (gelombang transversal) adalah gelombang atau getaran yang merambat, seperti gelombang primer dengan kecepatan yang sudah berkurang,yakni 4-7 km/detik. Gelombang sekunder tidak dapat merambat melalui lapisan cair.


III. Penyebab Terjadinya Gempa Bumi

Kebanyakan gempa Bumi disebabkan dari pelepasan energi yang dihasilkan oleh tekanan yang disebabkan oleh lempengan yang bergerak. Semakin lama tekanan itu kian membesar dan akhirnya mencapai pada keadaan dimana tekanan tersebut tidak dapat ditahan lagi oleh pinggiran lempengan. Pada saat itulah gempa Bumi akan terjadi.

Gempa Bumi biasanya terjadi di perbatasan lempengan-lempengan tersebut. Gempa Bumi yang paling parah biasanya terjadi di perbatasan lempengan kompresional dan translasional. Gempa bumi fokus dalam kemungkinan besar terjadi karena materi lapisan litosfer yang terjepit kedalam mengalami transisi fase pada kedalaman lebih dari 600 km.

Beberapa gempa Bumi lain juga dapat terjadi karena pergerakan magma di dalam gunung berapi. Gempa Bumi seperti itu dapat menjadi gejala akan terjadinya letusan gunung berapi. Beberapa gempa Bumi (jarang namun) juga terjadi karena menumpuknya massa air yang sangat besar di balik dam, seperti Dam Karibia di Zambia, Afrika. Sebagian lagi (jarang juga) juga dapat terjadi karena injeksi atau akstraksi cairan dari/ke dalam Bumi (contoh. pada beberapa pembangkit listrik tenaga panas Bumi dan di Rocky Mountain Arsenal. Terakhir, gempa juga dapat terjadi dari peledakan bahan peledak. Hal ini dapat membuat para ilmuwan memonitor tes rahasia senjata nuklir yang dilakukan pemerintah. Gempa Bumi yang disebabkan oleh manusia seperti ini dinamakan juga seismisitas terinduksi.

 

IV. Akibat Gempa Bumi

A.    Bangunan roboh

B.     Kebakaran

C.     Jatuhnya korban jiwa

D.    Permukaan tanah menjadi merekat dan jalan menjadi putus

E.     Tanah longsor akibat guncangan

F.      Banjir akibat rusaknya tanggul

G.    Gempa di dasar laut yang menyebabkan tsunami

 

V.    Cara Menghadapi Gempa Bumi

A.    Apabila pada kondisi :

1.      Berada di dalam rumah

a.       Jangan panik dan jangan berlari keluar, berlindunglah dibawah meja atau tempat tidur.

b.      Bila tidak ada, lindungilah kepala dengan bantal atau benda lainnya.

c.       Jauhi rak buku, lemari dan kaca jendela.

d.      Hati-hati terhadap langit-langit yang mungkin runtuh, benda-benda yang tergantung di dinding dan sebagainya.

2.      Berada di luar ruangan

a.       Jauhi bangunan tinggi, dinding, tebing terjal, pusat listrik dan tiang listrik, papan reklame, pohon yang tinggi dan sebagainya.

b.      Usahakan dapat mencapai daerah yang terbuka.

c.       Jauhi rak-rak dan kaca jendela.

3.      Berada di dalam ruangan umum

a.       Jangan panik dan jangan berlari keluar karena kemungkinan dipenuhi orang.

b.  Jauhi benda-benda yang mudah tergelincir seperti rak, lemari, kaca jendela dan sebagainya.

4.      Sedang mengendarai kendaraan

a.       Segera hentikan di tempat yang terbuka.

b.  Jangan berhenti di atas jembatan atau dibawah jembatan layang/jembatan penyeberangan.

5.      Bila sedang berada di pusat perbelanjaan, bioskop, dan lantai dasar mall

a.       Jangan menyebabkan kepanikan atau korban dari kepanikan.

b.      Ikuti semua petunjuk dari pegawai atau satpam.

6.      Bila sedang berada di dalam lift

a.       Jangan menggunakan lift saat terjadi gempabumi atau kebakaran. Lebih baik menggunakan tangga darurat.

b.      Jika anda merasakan getaran gempabumi saat berada di dalam lift, maka tekanlah semua tombol.

c.       Ketika lift berhenti, keluarlah, lihat keamanannya dan mengungsilah.

d.      Jika anda terjebak dalam lift, hubungi manajer gedung dengan menggunakan interphone jika tersedia.

7.      Bila sedang berada di dalam kereta api

a.       Berpeganganlah dengan erat pada tiang sehingga anda tidak akan terjatuh seandainya kereta dihentikan secara mendadak

b.      Bersikap tenanglah mengikuti penjelasan dari petugas kereta

c.       Salah mengerti terhadap informasi petugas kereta atau stasiun akan mengakibatkan kepanikan

8.      Bila sedang berada di gunung/pantai:

a.       Ada kemungkinan lonsor terjadi dari atas gunung. Menjauhlah langsung ke tempat aman.

b.      Di pesisir pantai, bahayanya datang dari tsunami. Jika Anda merasakan getaran dan tanda-tanda tsunami tampak, cepatlah mengungsi ke dataran yang tinggi.

B.     Beri pertolongan:

Karena petugas kesehatan dari rumah-rumah sakit akan mengalami kesulitan datang ke tempat kejadian maka bersiaplah memberikan pertolongan pertama kepada orang-orang berada di sekitar Anda.

C.     Evakuasi:

1.      Tempat-tempat pengungsian biasanya telah diatur oleh pemerintah daerah. Pengungsian perlu dilakukan jika kebakaran meluas akibat gempa bumi. Pada prinsipnya, evakuasi dilakukan dengan berjalan kaki dibawah kawalan petugas polisi atau instansi pemerintah.

2.      Bawalah barang-barang secukupnya.

D.    Dengarkan informasi:

Saat gempa bumi terjadi, masyarakat terpukul kejiwaannya. Untuk mencegah kepanikan, penting sekali setiap orang bersikap tenang dan bertindaklah sesuai dengan informasi yang benar. Anda dapat memperoleh informasi yang benar dari pihak berwenang, polisi, atau petugas PMK. Jangan bertindak karena informasi yang tidak jelas.

 

Gempa Aceh 8,5 SR 11 April 2012. 

Telah terjadi Gempa Aceh 8,5 SR ( Skala Richter ) 11 April 2012 mengguncang Bengkulu, Lampung, Naggroe Aceh Darussalam, dan Sumatera Utara. Kabar berita gempa aceh ini membuat pernyataan berupa Peringatan tsunami dikeluarkan Pasific Tsunami Warning Center (PTWC) ke seluruh negara-negara di wilayah Samudera Hindia setelah gempa 8,5 SR mengguncang Aceh, Rabu (11/4/2012) pukul 15.39 WIB.

Sebelumnya, BMKG mencatat gempa berkekuatan 8,9 skala Richter (SR) kemudian merevisi menjadi 8,5 SR. Sementara itu United States Geological Survey (USGS) mencatat gempa tersebut dengan magnitud 8,7.[kompas] === Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut, gempa terjadi pukul 15.38 WIB dengan kekuatan 8,9 skala Richter. Di koordinat di 2.31 Lintang utara dan 92.67 Bujur Timur. BMKG mengeluarkan peringatan tsunami, warga diminta waspada. [viva] Gempa Aceh Gempa Aceh Informasi yang dikumpulkan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, gempa ini berpotensi menimbulkan tsunami mengingat kedalaman pusat gempa hanya 10 kilometer. Potensi tsunami akibat gempa ini menyasar pesisir barat Pulau Sumatera, mulai dari Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Bengkulu, dan Lampung.

“Gempa sebesar itu berpotensi menimbulkan tsunami yang merusak yang berdampak di sepanjang garis pantai di Samudera Hindia. Namun, belum diketahui apakah saat ini terjadi tsunami atau tidak,” demikian peringatan PTWC. Nangroe Aceh Darussalam Nangroe Aceh Darussalam Jika tsunami terjadi, negara yang mungkin terkena dampak adalah Indonesia, Sri Lanka, Australia, Myanmar, Thailand, Maldives, Inggris, Malaysia, Mauritania, Seycheless, Pakistan, Somalia, Oman, Madagaskar, Iran, Emirat Arab, Yaman, Komoro, Bangladesh, Tanzania, Mozambik, Kenya, Croizet Island, Kerguelen Island, Afrika Selatan, dan Singapura. Potensi tsunami paling cepat sampai ke daratam diperkirakan pukul 16.21 WIB di Simeulue, Aceh dan Banda Aceh pukul 16.31 WIB.


Selesai. 
Demikianlah PENGERTIAN, JENIS, PENYEBAB, AKIBAT, DAN CARA MENGHADAPI GEMPA BUMI LENGKAP BESERTA GAMBAR DAN PENJELASANNYA. Semoga bermanfaat

Komentar