JENIS TANAMAN YANG COCOK DI LINGKUNGAN SEKOLAH
LENGKAP BESERTA GAMBAR DAN PENJELASANNYA
Berikut ini adalah
contoh dari beberapa jenis bunga hias yang cocok di lingkungan sekolah :
1.
BUNGA MATAHARI
Warna bunga:
Kuning dan berbentuk seperti matahari
Ciri-cirinya:
Bunga matahari umumnya memiliki tinggi antara 90-360 cm. Batang tanamanya memiliki
bulu kasar, sedangkan untuk daunnya berbentuk hati dan juga berujung lancip
dengan panjang berkisar 10-30 cm.
2.
BUNGA KERTAS
Warna
bunganya: Ada yang berwarna merah dan juga ada yang putih
Ciri-cirinya:
Umurnya berkisar setahun, dan terkategorikan sebagai jenis tanaman herba
(tanaman yang tidak berkayu). Tinggi tanamanya antara 15-125 cm dan daunnya
sekitar 3-15 cm. Bunganya bersifat majemuk bongkol seperti kepala dan terdiri
dari banyak kuntum bunga serta mahkota yang sekasar kertas.
3.
BUNGA MELATI
Warna
bunganya: Putih
Ciri-cirinya:
Memiliki aroma harum semerbak yang khas dan termasuk kedalam jenis tanaman
perdu yang basah. Tingginya mampu mencapai 3 meter. Kelompok bunganya sendiri
memiliki bentuk pipa yang bergigi 8 dan juga berbentuk seperti tusukan sate.
Sedangkan mahkota bunganya berbentuk seperti terompet yang berpuncak 4 sampai 5
buah. Cara penanamannya bisa dengan teknik stek ataupun cangkok.\
4.
KAMBOJA MERAH
Bunganya
Berwarna: Merah
Ciri-ciri
kamboja merah : Bunga ini adalah tanaman tahunan yang batangnya sangat kuat.
Tingginya dapat mencapai 6 m dan bercabang banyak. Bunganya berbau harum dan
berlapis semacam lilin. Tanaman ini dapat berbunga sepanjang tahun.
5.
KACA PIRING
Warna
bunganya: Putih
Ciri-cirinya:
Adalah salah satu tanaman semak yang tingginya dapat mencapai 3 meter,
bertumbuh subur di daerah yang tinggi. Bunganya memiliki warna putih bersih
yang bermahkota agak tebal dan juga berdaging tersusun dengan indahnya sehingga
membentuk sekuntum bunga kaca piring.
6.
BUNGA MAWAR
Warna
bunganya: Ada yang berwarna putih dan ada pula yang merah
Ciri-cirinya:
Bunganya beraroma sangat harum dan agak sedikit kurang menarik karena memiliki
duri. Cara tanamnya yakni dengan stek, batang yang sebesar jari telunjuk yang
bertumbuh sepanjang 20-30 cm.
7.
BUNGA SEDAP MALAM
Warna
bunganya: Putih terang dan juga cerah
Ciri-cirinya:
Tingginya dapat mencapai 20-70 cm. Merupakan jenis tanaman yang berumbi.
Bunga-bunganya tersusun rapi di dalam tandan bunga yang bertangkai panjang dan juga
berbau harum.
8.
BUNGA DAHLIA
Warna
bunganya: Merah, Jingga dan juga Kuning
Ciri-cirinya:
Tanaman tahunan yang tingginya dapat mencapai 60-150 cm. Batangnya tumbuh
tegak, tidak berbulu, memiliki cabang dan kadang-kadang berkayu. Daunnya
tersusun secara bersebelahan, mempunyai satu sampai 3 buah sirip dengan
pinggir-pinggirnya yang agak berjeruji.
9.
BUNGA JENGGER AYAM
Warna
bunganya: Merah, Merah jingga, Jingga dan Kuning.
Ciri-cirinya
yakni: Berbunga sepanjang tahun. Bunganya berbentuk seperti jengger ayam yang
merupakan kumpulan dari malai atau tandan bondan bunga.
10. LIDAH BUAYA

Lidah buaya
(Aloe vera) sering ditanam di lingkungan sekolah. Tanaman ini dapat ditanam di
pot ataupun secara langsung di halaman sekolah. Tanaman ini bermanfaat sebagai
anti inflamasi, mengurangi iritasi, melembabkan dan memperbaikik jaringan yang
rusak.
Lidah buaya
dapat mengobati luka ringan. Caranya adalah dengan mengupas daun lidah buaya
dan ditempelkan pada kulit yang luka serta diganti 3 kali sehari.
Selain itu, tanaman ini juga
dapat digunakan untuk mengobati luka tersiram air panas. Caranya adalah dengan
mengambil sepotong kecil daun lidah buaya dibersihkan, dibelah, dan getahnya
dioleskan pada bagian yang tersiram air panas. Daun lidah buaya dibiarkan higga
getah yang terdapat pada bagian tersiram mongering. Olesi kembali dengan getah
lidah buaya hingga rasa nyeri mereda.
11. SAMBILOTO

Sambiloto
(Andrographis paniculata) adalah tanaman perdu yang mudah tumbuh. Tanaman ini
dikenal dengan rasanya yang pahit. Sambiloto dapat berkhasiat sebagai anti
radang, menurunkan panas, menghilangkan nyeri, penawar racun, dan menghilangkan
bengkak.
Sambiloto
dapat menawar racun dan mencegah luka infesi. Misalnya dapat digunakan saat
siswa terkena gigitan serangga. Caranya dengan mengambil segenggam daun
sambiloto segar dan ditumbuk hingga halus.
Tumbukan daun
kemudian ditempelkan pada bagian luka atau bengkak yang tersengat. Luka dibalut
dengan kain kasa. Ulangi hal ini 2 sampai 3 kali sehari hingga luka sembuh.
12. SIRIH

Sirih (Piper
betle L) adalah tanaman merambat yang berkhasiat sebagai antiseptik, anti
jamur, mengurangi peradangan, menghentikan batuk, dan menghilangkan gatal serta
karminatif. Selain itu, tanaman ini dapat mengobati batuk, keputihan, mimisan,
bau badan, sariawan, dan jerawat.
Anak-anak
sering mengalami mimisan. Sirih dapat digunakan untuk pertolongan pertama pada
mimisan. Caranya dengan menggulung 1 atau 2 lembar daun sirih yang sudah dicuci
bersih. Kemudian gulung dan sumpal lubang hidung anak-anak dengan gulungan daun
sirih tersebut. Tunggu hingga pendarahan mimisan berhenti.
13. DAUN SAGA

Daun saga
(Abrus precatorius L) adalah tanaman perdu yang merambat. Daunnya kecil bulat
dan tumbuh banyak di tangkai tanamannya. Tanaman ini memiliki biji berwanra
merah dan berukuran kecil.
Tanaman daun
saga dapat menurunkan panas, anti radang, dan peluruh kemih. Daunnya dapat
digunakan untuk obat bronchitis, sariawan mulut, panas dalam, serak, dan sakit
tenggorokan.
Jika siswa
mengalami luka pada bibir, tanaman ini dapat dijadikan pertolongan pertama.
Daun saga diambil secukupnya kemudian cuci bersih dan ditumbuk. Tumbuk hingga
halud dan tempelkan pada bibir luka yang telah dibersihkan sebelumnya.
Selesai.
Demikianlah JENIS TANAMAN YANG COCOK DI LINGKUNGAN SEKOLAH LENGKAP BESERTA GAMBAR DAN PENJELASANNYA. Semoga bermanfaat
Komentar