TUTORIAL CARA RESET PRINTER CANON IP1980 LENGKAP BESERTA GAMBAR DAN PENJELASANNYA

TUTORIAL CARA RESET PRINTER CANON IP1980 LENGKAP BESERTA GAMBAR DAN PENJELASANNYA Bagi Anda yang mempunyai printer Canon IP 1980, mungkin suatu saat akan mengalami pinter yang Anda pakai tidak bisa langsung mencetak dokumen, lampu indikator berkelap-kelip dan muncul pesan “The ink absorber is almost full”. Solusi sementara yang mungkin Anda lakukan adalah menekan tombol RESUME seperti yang diperintahkan dalam pesan tersebut. Untuk sementara Anda bisa mencetak dokumen, tetapi kejadian ini terus berulang dan bahkan mungkin sampai printer tersebut hanya menampilkan lampu indikator yang nge-blink saja, tidak bisa ngeprint sama sekali. Kondisi tersebut sebenarnya umum terjadi pada printer inkjet. Pada printer tersebut terdapat tempat pembuangan tinta atau biasa disebut waste ink tank, didalam tempat pembuangan ini terdapat bahan semacam busa (ink absorber) untuk menyerap tinta buangan dari Catridge, misalnya ketika printer melakukan proses cleaning head. Untuk mencegah melube...

CERITA RAKYAT LEGENDA CANDI PRAMBANAN (LARA JONGRANG)

 LEGENDA CANDI PRAMBANAN (LARA JONGRANG)



Prabu Baka adalah Raja Prambanan yang terkenal sakti. Sosoknya berupa raksasa yang mengerikan. Meski sosoknya berupa raksasa, dia mempunyai anak perempuan yang sangat cantik wajahnya. Rara Jonggrang nama anak perempuan Prabu Baka itu.

Syandan, Kerajaan Prambanan diserang oleh Kerajaan Pengging yang dibantu Bandung Bondowoso yang terkenal sakti. Bandung Bondowoso mampu mengalahkan Prabu Baka dalam pertarungan yang sangat seru. Prabu Baka tewas terkena senjata Bandung Bondowoso. Kerajaan Prambanan dikuasai Bandung Bondowoso.

Ketika Bandung Bondowoso melihat Rara Jonggrang, dia langsung jatuh hati. Ia pun melamar Rara Jonggrang untuk diperistrinya. Rara Jonggrang sesungguhnya tidak bersedia diperistri oleh Bandung bondowoso yang telah membunuh ayah kandung tercintanya. Namun, untuk Iangsung menolaknya, Rara Jonggrang tidak berani. Ia mengetahui kesaktian Bandung Bondowoso. Dia bisa celaka jika menolak lamaran Bandung Bondowoso yang pemarah itu. Ia lantas mencari cara agar urung diperistri Bandung Bondowoso. Katanya, "Aku bersedia engkau peristri, namun aku mempunyai syarat untuk itu."

"Apa syarat yang engkau kehendaki?"

"Aku ingin engkau membuatkan seribu candi dan dua sumur yang sangat dalam," jawab Rara Jonggrang. "Semua itu harus engkau selesaikan dalam semalam. Jika engkau dapat melakukannya, aku bersedia engkau peristri."

Baik" Bandung Bondowoso menyanggupi permintaan Rara Jonggrang. "Aku akan memenuhinya.'

Bandung Bondowoso mengerahkan kesaktiannya. Dipanggilnya seluruh bala tentara makhluk gaib yang pernah ditaklukkannya. Bandung Bondowoso meminta makhluk-makhluk gaib itu membantunya membuat seribu candi dan dua sumur yang sangat dalam waktu semalam.

Bala tentara makhluk gaib menyatakan kesediaannya. Mereka lantas bekerja keras. Sangat luar biasa cara kerja mereka, amat cepat. Candi-candi terwujud dalam waktu singkat. Jumlahnya terus meningkat. Begitu pula dengan dua sumur yang sangat dalam itu. Melewati tengah malam, ratusan candi telah berdiri. Dua sumur itu juga telah dalam. Mereka terus bekerja keras untuk mewujudkan permintaan Rara Jonggrang.

Rara Jonggrang sangat khawatir mendapati kenyataan itu. Menurut perkiraannya, Bandung Bondowoso akan mampu mewujudkan kehendaknya. Candi-candi terus dibuat dalam kecepatan yang menakjubkan. Dua sumur yang sangat dalam itu juga hampir selesai. Bergulirnya sang waktu menuju fajar masih terbilang cukup bagi Bandung Bondowoso untuk merampungkan pembuatan seribu candi dan dua sumur yang sangat dalam itu. Kian khawatir Rara Jonggrang ketika mendapati jumlah candi yang dibuat telah melebihi sembilan ratus sembilan puluh candi. Lantas, apa yang harus dilakukannya untuk menggagalkan usaha Bandung Bondowoso?

Setelah sejenak memikirkan cara, Rara Jonggrang lantas membangunkan gadis-gadis Prambanan. Rara Jonggrang meminta gadis-gadis to untuk membakar jerami di wilayah Prambanan sebelah timur. Sebagian gadis-gadis itu dimintanya pula untuk menumbuk padi dan juga menaburkan berbagai jenis bunga yang harum baunya.

Bala tentara makhluk gaib sangat terperanjat mendapati cahaya menyemburat berwarna kemerah-merahan di sebelah timur. Mereka juga mencium harum aneka bunga. Kian kaget pula mereka saat mendengar bunyi lesung dipukul, Semua ciri-ciri itu menunjukkan jika waktu pagi telah tiba. Mereka pun bergegas pergi karena takut. Padahal, sembilan ratus sembilan puluh sembilan candi telah selesai, hanya tinggal satu candi lagi untuk mewujudkan permintaan Rara Jonggrang. Meski hanya tinggal satu candi lagi, namun Bandung Bondowoso tidak mungkin dapat membuatnya tanpa bantuan hantuan bala tentara makhluk gaib.


lara jonggrang dikutuk menjadi arca ke 1000

Tak terkirakan kemarahan Bandung Bondowoso. Ia tahu, hari masih terhitung malam. Waktu pagi belum datang. la juga mengetahui, semua itu dilakukan Rara Jonggrang untuk menggagalkan usahanya. Jelas dia menangkap keengganan Rara Jonggrang untuk diperistrinya. Dengan kemarahan yang meluap, Bandung Bondowoso pun mengeluarkan kutukannya. Gadis-gadis Prambanan yang membantu Rara Jonggrang untuk menggagalkan usahanya dikutuknya menjadi perawan-perawan tua. Kepada Rara Jonggrang, Bandung Bondowoso berujar, "Hei Rara Jonggrang! Seribu candi yang engkau minta hampir selesai, hanya tinggal satu candi lagi, Karena engkau telah melakukan kecurangan untuk menggagalkan usahaku, maka jadilah engkau arca dalam candi ke seribu!"

Seketika itu tubuh Rara Jonggrang membatu menjadi arca. Arca tersebut lantas diletakkan di dalam ruang candi besar yang hingga kini disebut candi Lara Jonggrang,

 

“Pesan Moral dari cerita adalah memaksakan kehendak dan juga kecurangan akan membuahkan kerugian di kemudian hari, kita hendaklah berani mengungkapkan kebenaran meski sangat pahit sekalipun.”


Selesai. 
Demikianlah LEGENDA CANDI PRAMBANAN (LARA JONGRANG). Semoga bermanfaat

Komentar