ANDE-ANDE LUMUT (VERSI 2)
Cerita Dongeng Anak pada versi yang lain (versi 2) bercerita mengenai
Pangeran Kusumayuda (dikisahkan sama dengan atau dihubungkan dengan Kamesywara,
raja Kediri) yang berjumpa, putri bungsu dari empat bersaudara yang merupakan
putri seorang janda kaya yang menetap di salah satu wilayah dimana ayah
Pangeran Kusumayuda memerintah. Putri bungsu itu bernama Kleting Kuning.
Kleting Kuning merupakan anak angkat, yang sebenarnya putri dari Kerajaan
Jenggala, yang kemudian diketahui sebagai Dewi Candra Kirana. Setelah pertemuan
tersebut dalam hati mereka saling mengingat. Pangeran Kusumayuda menyadari,
gadis sewangi bunga mawar itu merupakan calon permaisuri Kerajaan Banyuarum
yang sangat sempurna. Namun sungguh sayang setelah itu mereka tidak
pernah berjumpa kembali.
Tahun terus berganti, di suatu waktu ada satu orang lelaki muda tampan yang
bernama Ande-Ande Lumut mengikrarkan bahwa dirinya tengah mencari calon
pendamping. Namun tidak selayaknya gadis-gadis di desa lain, termasuk pula
saudari Kleting Kuning lainnya, Kleting Kuning tidak tertarik untuk pergi
menemui Ande-Ande Lumut, sebab dalam ingatannya selalu terbayang Pangeran
Kusumayuda. Walaupun demikian dia menerima nasihat dari bangau ajaib yang
pernah menolongnya untuk datang menemui Ande-Ande Lumut yang terkenal sangat
tampan dan gagah, demikian pada akhirnya Kleting Kuning pun berkenan ikut
serta.
Sebelum Keempat putri bersaudara itu sampai di desa Dadapan, mereka
dihadapkan pada satu permasalahan yaitu harus menyebrangi sungai yang sangat
luas serta berair dalam. Tidak ada perahu atau alat yang bisa mereka gunakan
untuk menyebrangi sungai tersebut, penduduk pun tidak ada yang berani datang ke
sungai itu karena dikenal ditinggali oleh makhluk raksasa pemangsa manusia..
Ditengah kebingungan, munculah makhluk raksasa penjaga sungai yang berwujud
kepiting raksasa bernama Yuyu Kangkang. Yuyu Kangkang bersedia menyeberangkan
mereka dengan imbalan gadis yang disebrangkannya bersedia dicium dan
menciumnya. Disebabkan hasrat untuk bisa menemui Ande-Ande Lumut yang dikenal
sangat tampan dan gagah, hampir seluruh gadis desa termasuk tiga saudari
Kleting Kuning segera setuju dengan penawaran Yayu Kangkang. Mereka berpikir
bahwa Ande-Ande Lumut sang pangeran tampan tidak akan mengetahui hal tersebut.
Hanya satu orang yang tidak bersedia menerima penawaran Yuyu Kangkang, orang
tersebut tidak lain adalah si bungsu Kleting Kuning. Kleting Kuning menolak
untuk dicium Yuyu Kangkang. Pada Saat Yuyu Kangkang berniat memangsa Kleting
Kuning, Kleting Kuning tidak tinggal diam. Dia mengeluarkan senjata yang
berikan oleh ibunya. Kejadian di sungai itu ternyata diketahui oleh Ande-Ande
Lumut . Dengan alasan si bungsu Kleting Kuning yang tidak bersedia dicium oleh
Yuyu Kangkang, maka Ande Ande Lumut berikrar bahwa dia memilih si bungsu
Kleting Kuning sebagai permaisurinya. Pada saat itulah Kleting Kuning sadar
jika pemuda Ande-Ande Lumut merupakan Pangeran Kusumayuda, lelaki yang
diimpikannya.
Cerita Ande-Ande Lumut memiliki banyak versi dan didokumentasikan dengan
baik, walaupun Cerita Dongeng Anak ini awalnya diturunkan secara lisan (melalui
dongeng turun temurun). Namun ahli sejarah menduga cerita rakyat ini bermula
pada era Majapahit. Banyak sekali buku cerita rakyat dan buku cerita anak yang
berkisah banyak versi cerita rakyat ini. Hal ini juga dapat ditemui di majalah
anak, setiap tulisan selalu ada tambahan pada kisah ini. Bukan hanya dalam
bentuk tulisan rekaman kisah tersebut pada bentuk kaset juga pernah diciptakan
(salah satunya dibuat oleh Sanggar Prativi sumber https://id.wikipedia.org).
Pesan Moral dari Cerita Dongeng Anak Ande-Ande Lumut Versi 2 tidak jauh
berbeda dengan versi sebelumnya yaitu dengan menjaga kehormatan diri maka kita
akan mendapatkan kemuliaan dikemudian hari
Selesai.
Demikianlah CERITA RAKYAT ANDE-ANDE LUMUT (VERSI 2). Semoga bermanfaat
Komentar